Gunung Seulawah Agam Aceh Besar

Gunung Seulawah Agam Aceh Besar – Banyak destinasi wisata alam yang ada di Aceh, salah satunya adalah Gunung Seulawah Agam. Gunung Seulawah ini mempunyai ketinggian mencapai 1.726 meter di atas permukaan laut dan dikenal habitat tempat tinggal hewan-hewan langka. Dan gunung ini juga dikenal sebagai lokasi pendakian dengan tingkat kesulitan tak terlalu tinggi.

Oleh karena itu, cukup banyak wisatawan yang menyempatkan waktunya untuk melakukan pendakian ke Gunung Seulawah Agam ini. Tak hanya bakal disuguhi pemandangan alam yang indah, namun juga sekaligus mengasingkan diri dari keramaian kota. Dan tentu saja, pendakian di gunung ini bakal menjadi salah satu petualangan yang sulit untuk dilupakan.

Gunung Seulawah Agam Aceh Besar

Gunung Seulawah Agam Aceh Besar
Gunung Seulawah Agam Aceh Besar ( Gambar dimabil dari Achie Bolang – Blogspot )

Gunung Seulawah Agam adalah sebuah gunung yang terletak di Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Selain dikenal sebagai Seulawah Agam, gunung yang memiliki tinggi 1726 mdpl ini memiliki nama-nama lain seperti , Solawa Agam, Solawaik Agam, Selawadjanten, dan Goldberg. Kawah Seulawah Agam dikenal sebagai Kawah Heutsz dan ada juga yang menyebut kawahnya sebagai Tanah Simpago

Gunung Seulawah Agam terbentuk akibat pertemuan lempeng Indo-Australia yang bergerak relatif ke utara, menujam di bawah Lempeng Kerak Benua Eurasia. Akibat penuzaman itu maka terjadi proses peleburan (melting) kerak Samudera Indo-Autralia menjadi magma, yang kemudian menerobos kepermukaan melewati zona lemah dan kemudian membentuk Gunung Seulawah Agam.

Pendakian Gunung Seulawah Agam Aceh Besar

Untuk mendaki gunung Seulawah ini para pendaki harus memiliki izin dari pihak berwenang mulai dari Kepala Desa ( Geuchik ) sampai ke Polsek. jalur pendakian menuju puncak gunung seulawah agam dapat dilakukan melalui desa Suka Makmur, kecamatan Seulimuem, Kabupaten Aceh besar.

Perjalanan pendakian menuju puncak gunung Seulawah agam dari Pintu, Rimba Pintu Rimba ini ditandai dengan keberadaan jembatan kayu berukuran besar. Jembatan ini cukup licin karena ditumbuhi lumut. Jadi harus berhati-hati saat melewatinya. di desa Suka Makmur berjarak ± 4,5 kilometer, biasanya perjalanan tersebut memakan waktu 6 – 8 jam, namun bisa jadi lebih cepat atau lebih lambat tergantung kondisi mental dan fisik sang pendaki, untuk kondisi jalur itu sendiri kita dapat melihat dengan jelas namun tetap diperlukan penerapan navigasi, jalur akan sedikit melelahkan ketika kita telah melewati pintu angin dan menuju puncak ini dikarenakan kondisi medan yang menanjak. Jadi harus menyiapkan jaket yang cukup tebal. Setelah itu, terdapat tempat peristirahatan di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut yang disebut dengan nama Pintu Angin.

Keindahan Pendakian Gunung Seulawah Agam Aceh Besar

Dalam perjalanan mendaki, kita akan menikmati beberapa lokasi yang menarik seperti Pintu Angin (Pinto Angen) yaitu Spot yang mempunyai pemandangan terbuka ke arah hutan gunung seulawah agam dari ketinggian ± 1200 mdpl, Pohon Beringin 7 (Beringen Tujoh) yaitu pohon beringin besar yang berjumlah 7 batang tersebar di sepanjang jalur pendakian, namun sekarang pohon beringin tersebut tidaklah berjumlah 7 lagi karena ada beberapa pohon beringin yang tumbang, dan lokasi menarik lainnya yaitu Batu Gajah, batu ini memiliki bentuk yang mirip hewan gajah.

Jalur pendakian di Gunugn Seulawah Agam ini memang dikenal tidak terlalu sulit. Jalur yang paling sulit hanya sejauh 500 meter dengan tingkat kemiringan mencapai 70 derajat. Setelah itu, wisatawan pun akan mendapatkan suguhan pemandangan yang indah serta jalur pendakian yang relatif lebih mudah.

Selama melewati jalur pendakian Gunung Seulawah Agam, para traveler juga akan melewati beberapa tempat-tempat yang menarik. Pertama adalah tempat yang disebut dengan nama Pintu Rimba oleh masyarakat sekitar. Selanjutnya, traveler pun akan melewati area hutan yang penuh dengan pohon besar dan tinggi. Suasana di sepanjang jalur ini akan mulai cukup dingin. Perjalanan menuju ke puncak Gunung Seulawah Agam masih cukup lama. Dari peristirahatan Pintu Angin, traveler masih harus melewati tempat peristirahatan kedua yang disebut dengan nama Batu Gajah. Tempat ini disebut dengan nama Batu Gajah karena terdapat pohon penuh lumut yang berbentuk seperti belalai gajah.

Baru setelah melintasi area peristirahatan Batu Gajah, traveler bisa secara langsung menuju ke puncak. Gunung Seulawah Agam ini mempunyai dua puncak, yakni Puncak Seulawah Agam dan Puncak Seulawah Dara. Namun yang perlu diperhatikan, perjalanan mendaki gunung bukan untuk mencapai puncak. Yang pertama harus diperhatikan adalah keselamatan.

Letak Gunung Seulawah Agam Aceh Besar

Gunung Seulawah Agam terletak di Kec. Lembah Seulawah, Kab. Aceh Besar. Gunung Seulawah Agam merupakan salah satu gunung berapi tipe C di Provinsi Aceh, Pada tanggal 16 & 21 agustus 1975, terdengar suara gemuruh dan asap keluar dari Gunung Seulawah Agam (Sumber: Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi).

Deskripsi

Seulawah adalah nama gunung yang dikenal oleh masyarakat aceh dengan puncaknya Seulawah Agam dan Seulawah Dara dan juga sebagai Kawasan Penyangga Ekosistem Leuser, Kawasan ini memiliki luas lebih kurang 1,4 juta ha yang meliputi wilayah Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Jaya, Aceh Besar, Pidie, Bireun dan Aceh Tengah. Kawasan Seulawah dengan suhu udara minimum 19-21 C dan maksimum 25-30 C dengan curah hujan yang berkisar 2.000 – 2.500 mm pertahun, dengan ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

Dengan kondisi alam yang sejuk dan curah hujan yang tinggi maka didaerah tersebut banyak didapati bermacam jenis Flora dan fauna seperti : Gajah yang di kenal dengan legenda Pocut Meurahnya, rusa, harimau, beruang, kancil, babi hutan, tenggiling, Landak dan ular, juga terdapat berbagai macam jenis burung yang selalu menghiasi kawasan ini. Luasnya bukit yang terjal yang diselimuti oleh berbagai macam jenis kayu seperti meranti, copat, cemara, beramah, urip, deriam dan semantuk sehingga menjadi penyangga kehidupan bagi makhluk hidup di kawasan tersebut.

Para pendaki sedang melewati jalur vegetasi hutan lumut. biasanya daerah vegetasi ini mempunyai ketinggian 1500 mdpl ke atas sampai batas tertentu.

Tugu Triangulasi gunung Seulawah Agam yang sudah direnovasi oleh Pecinta Alam Aceh pada tanggal 17 Agustus 1995, sebelumnya tugu ini ditemukan telah hancur di puncak gunung seulawah.

Mereka itu hanya bagian kecil dari ribuan penghuni hutan belantara Gunung Seulawah Agam yang beragam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *